Berhubung karena sibuk banget dan dari pagi belum pernah ketemu si Ai, aku copy paste saja berita yang aku buat untuk radio ke blog saya.Ini merupakan rangkaian kegiatanku dari sore hingga tengah malam.Kali ini memantau bantuan yang disalurkan berupa minyak tanah dari Pertamina....
Sorry, kalau ada penulisan yang salah soalnya lagi tergesa2 dan dengan sangat menyesal aku tidak dapat menyertakan gambar karena aku tidak punya 'alat' untuk mengambil gambar...
Memasuki hari keenam pasca banjir bandang dan tanah longsor di kabupaten sinjai, berbagai bantuan terus mengalir.Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban banjir bandang dan tanah longsor, Pertamina memberikan bantuan berupa bahan bakar minyak berupa minyak tanah.Pada sabtu 24 Juni 2006 dari sore hari hingga pukul 9 malam pihak pertamina yang memberikan bantuan berupa 5000 liter minyak tanah kepada daerah yang paling parah dilanda banjir.
Di kelurahan biringere kecamatan sinjai utara, di daerah ini terdapat 55 unit rumah yang rusak berat termasuk 44 unit diantaranya hilang atau hanyut terbawa arus.Tiap rumah tangga mendapatkan jatah bantuan sebanyak 5 liter miyak tanah.Dari pantauan reporter suara bersatu di kelurahan biringere pemberian bantuan minyak tanah ini bertempat di depan posko banjir di kelurahan tersebut.Sistem yang digunakan, para korban banjir dikumpulkan kemudian dipanggil sesuai dengan data korban banjir yang terdapat di posko banjir di kelurahan biringere untuk menghindari adanya rumah tangga yang mendapat jatah dobel.Di kelurahan ini juga kami melihat penyaluran bantuan langsung berupa pakaian layak pakai yang diberikan oleh keluarga besar haji Nurung Indovision.Para korban banjir terlihat langsung berkerumun dan mereka dapat langsung memilih pakaian yang pas untuk mereka.
Kembali ke masalah penyaluran minyak tanah.setelah dari kelurahan Biringere, kemudian menuju ke posko atau dapur umum yang terletak di jalan veteran, di tempat ini bantuan yang disalurkan di tempatkan di drum untuk keperluan memasak di dapur umum dan bagi beberapa warga masyarakat yang mengungsi di daerah tersebut.Selanjutnya menuju ke Posko Banjir di Mangottong, di tempat ini ada 47 kk yang menerima bantuan minyak tanah.Warga masyarakat yang terkena banjir di daerah mangottong ini sedari tadi berkumpul menanti kedatangan pertamina.Mereka langsung mengumpulkan jerigen mereka kemudian diisi dengan minyak tanah baru kemudian di bagikan.Sistem seperti ini menjadikan warga masyarakat tertib dan tidak saling berebutan.
Setelah itu, dilanjutkan ke Dompili, desa Saukang kecamatan sinjai timur, di lokasi ini banyak korban banjir.Dari hasil wawancara Reporter Suara bersatu dengan Baharuddin, kepala desa saukang, kami mendapatkan informasi bahwa di dusun dompili ini terdapat 37 KK korban banjir.ditambahkannya, sebelum ada bantuan pada hari pertama, maka warga masyarakat di sana saling membantu dan masalah minyak tanah pada hari itu sngat penting untuk keperluan memasak dan untuk penerangan karena pada hari itu listrik padam.Kepala Desa Saukang juga menyatakan masih perlunya bantuan berupa beras dan mie instan karena bantuan yang disalurkan oleh posko bencana hanya untuk dua hari saja sehingga pihaknya segera meminta bantuan untuk hari minggu besok.Dari pantuan reporter suara bersatu, beberapa warga yang rumahnya bergeser dan tidak dapat di tempati memilih mengungsi di mesjid yang ada di tempat tersebut.
Dari Dompili, kemudian menuju dusun mangottong kecamatan sinjai utara di dusun ini minyak tanah di tampung di drum untuk 31 kk yang merupakan korban banjir.Hal ini dilakukan untuk efisiensi waktu karena selanjutnya akan menuju ke dusun Maccini desa Saukang kecamatan Sinjai Timur.
Penyaluran bantuan minyak tanah dari pertamina kemudian dilanjutkan ke dusun Maccini desa Saukang kecamatan Sinjai Timur.Karena akses menuju daerah tersebut melalui Jembatan Baringeng terputus maka, tim suara bersatu bersama staf KAPDI Sinjai dan rombongan dari pertamina harus mengambil jalan memutar melalui desa Aska kecamatan sinjai Selatan.Sampai di dusun maccini, suasana di dusun tersebut sangat menyedihkan karena air mencapai kabel tiang listrik rumah2 banyak yang rusak dan roboh.Menurut keterangan warga setempat, Saleh, di dusun maccini ini tidak ada korban jiwa karena warga masyarakat di daerah tersebut segera pergi ke atas gunung atau ketempat yang lebih tinggi ketika air telah mencapai dada orang dewasa.
Dari pantauan reporter suara bersatu, di sepanjang jalan di dusun maccini ini dipenuhi dengan tumpukan kayu bekas rumah penduduk yang hanyut dan barang- barang seperti lemari yang mereka geletakkan saja di pinggiran jalan karena mereka sudah tidak mempunyai rumah lagi untuk di tinggali.di dusun maccini ini terdapat 24 rumah yang rusak berat empat rumah yang hanyut terseret arus serta 77 kk yang merupakan korban banjir dan juga merupakan penerima bantuan minyak tanah dari pertamina.Penyalurannya sendiri berlangsung tertib dan walaupun penyalurannya dilakukan pada malam hari tetapi masyarakat tetap antusias karena minyak tanah merupakan kebutuhan penting selain untuk memasak juga digunakan untuk penerangan.Karena listrik belum berfungsi di sana hingga hari ini.
Di lembang, karena medan yang sulit dilalui oleh kendaraan roda empat.Maka bantuan minyak tanahnya di tempatkan di jerigen kemudian beberapa pemuda setempat dan beberapa orang relawan membawanya masuk ke dusun lembang dengan menggunakan sepeda motor.di lembang terdapat 21 kk yang merupakan korban banjir.
Pada hari minggu besok, pertamina masih akan turun ke kecamatan lain untuk memberikan bantuan berupa minyak tanah.
n/b : Aku tidak menyampaikan tentang kunjungan Wapres RI karena mungkin temans sudah liat di TV tapi yang aku sampaikan ini tidak di liput oleh stasiun tv ataupun koran2.Paling2 hanya sampai penyaluran di Kelurahan Biringere.Jadi yah...sengaja updet tentang ini.
Ring'em or ping'em. Make
PC-to-phone calls as low as 1¢/min with Yahoo! Messenger with Voice.